LIFESTYLE
APPLE PROMISE IPHONE 6 IS NOT YOUR ORDINARY 'CHEAP' PHONE
DIGITAL LIFE
12.09.2014

And ... the iPhone is back to being expensive.

Setelah pada tahun lalu Apple mengalami flop setelah merilis “cheap” iPhone, dengan varian iPhone 5C, yang diutamakan untuk pasar di Asia, perusahaan elektronik yang berbasis di Cupertino, California ini kembali menjual produk andalannya tersebut dengan harga yang cukup mahal.

Ken Segall, eks Consultant di Apple, dalam blognya menjelaskan alasan mengapa iPhone 5C gak menjadi hits, meski didukung dengan major ad campaign. Menurutnya, Apple adalah brand yang gak menjual produknya dengan harga murah, karena Apple membuat dan mengembangkan produk premium untuk pasar yang mengutamakan desain, kesederhanaan, kualitas, dan pengalaman menyenangkan dalam memakai produk-produk Apple.

“Apple is a company that doesn’t do 'cheap. It makes products for people who care about design, simplicity, quality and a great experience — and are willing to pay more for these things.”

Belajar dari hasil flop saat merilis iPhone 5C, Apple kembali dalam pasar “didn’t do cheap,” untuk produk iPhone terbarunya. Untuk pasar di AS, iPhone 6 dengan layar 4,7 inch dirilis dengan harga mulai dari $199, harga yang sama sejak Apple mengeluarkan premium phone setiap tahun (dengan kontrak provider selama dua tahun) sejak 2008. Lalu, Apple juga merilis iPhone 6 Plus dengan layar 5,5 inch yang dibanderol dengan harga mulai dari $299.

Untuk dua varian iPhone terbaru ini, Apple menjanjikan fitur dengan tekonologi terbaru Apple, untuk setiap uang yang dikeluarkan pembelinya, termasuk beberapa fitur baru dan memori, kamera, serta processing power yang lebih baik. Dan customer setia Apple sepertinya akan tetap rela mengeluarkan uang mulai dari $199 (atau $650 tanpa kontrak dengan provider) untuk produk Apple yang paling menguntungkan ini. Apple menjadwalkan akan merilis iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada 19 September mendatang.

Untuk pasar Asia sendiri, dalam website-nya, Apple menjadwalkan sudah mulai bisa melakukan pre-order mulai 12 September di dua negara: Singapura dan Hong Kong.

SHARE
YOUR REACTION
0 0 0
0 comment(s)
LATEST ARTICLES FROM DIGITAL LIFE

VIEW DESKTOP VERSION OF LOOKS.CO.ID